SUZUKI

0822 5708 2325


BBM:

Berita

Menentukan Lebar Gangway agar Area Swalayan Tetap Nyaman

 

Saat menata area swalayan, perhatian biasanya lebih banyak diberikan pada pemilihan rak gondola, jumlah shelving, atau kapasitas rak. Padahal, ada satu bagian yang tidak kalah penting, yaitu gangway atau jarak antar rak. Gangway merupakan jalur yang digunakan pengunjung untuk berjalan dan memilih produk di antara rak gondola. Jika jaraknya terlalu sempit, area swalayan bisa terasa sesak dan pengunjung menjadi kurang leluasa saat mengambil produk. Sebaliknya, jika gangway dibuat terlalu lebar, ruang yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk area display justru menjadi kurang maksimal. Karena itu, menentukan lebar gangway perlu dilakukan sejak awal saat merencanakan penataan rak gondola.

Sebagai patokan awal, lebar gangway sebaiknya minimal 80 cm. Ukuran ini dapat menjadi batas dasar agar masih tersedia ruang yang cukup bagi pengunjung untuk berjalan dan mengakses produk di rak gondola. Namun, angka 80 cm bukan berarti semua gangway di dalam swalayan harus dibuat sama persis. Kondisi ruangan, ukuran rak gondola, jumlah pengunjung, serta karakter produk yang dijual tetap perlu diperhatikan. Misalnya, area swalayan yang cukup ramai tentu membutuhkan jalur yang lebih leluasa dibandingkan area dengan aktivitas pengunjung yang lebih sedikit. Jadi, 80 cm bisa digunakan sebagai batas minimal, kemudian disesuaikan lagi dengan kondisi area swalayan.

Saat mengatur layout, terkadang perhatian hanya tertuju pada ukuran rak gondola. Padahal, rak tidak berdiri sendiri. Setelah menentukan lebar shelving, masih ada ruang yang perlu disediakan untuk jalur pengunjung. Sebagai contoh, jika beberapa rak gondola diletakkan berhadapan, maka jarak antara kedua rak tersebut harus dihitung sebagai gangway. Jangan sampai ukuran rak sudah sesuai, tetapi jarak di antaranya terlalu sempit. Hal sederhana seperti ini sebaiknya sudah dipikirkan sebelum rak gondola ditempatkan secara permanen.

Rak gondola yang terlalu berdekatan memang dapat membuat lebih banyak area terisi produk. Namun, terlalu banyak rak dalam satu ruangan tidak selalu membuat penataan menjadi lebih efektif. Gangway yang sempit dapat membuat pengunjung kesulitan ketika ingin berhenti untuk melihat produk. Apalagi jika ada lebih dari satu orang yang berada di jalur yang sama. Pengunjung juga membutuhkan ruang untuk berpindah dari satu bagian rak ke bagian lainnya tanpa harus merasa terlalu berhimpitan. Karena itu, jumlah rak gondola sebaiknya tidak hanya dihitung dari berapa banyak rak yang bisa masuk ke dalam ruangan, tetapi juga dari berapa banyak ruang yang masih tersisa untuk jalur pengunjung.

Lebar gangway juga berkaitan dengan posisi rak gondola. Rak yang disusun sejajar akan menghasilkan jalur yang berbeda dibandingkan rak yang ditempatkan dengan susunan tertentu mengikuti bentuk ruangan. Untuk swalayan dengan ruangan yang memanjang, misalnya, susunan rak gondola yang rapi dan sejajar dapat membantu membentuk jalur yang lebih jelas. Sementara itu, jika bentuk ruangan tidak beraturan, penempatan rak perlu disesuaikan agar tidak menciptakan sudut atau jalur yang terlalu sempit. Jadi, menentukan gangway bukan hanya soal mengukur jarak antar rak, tetapi juga melihat bagaimana rak gondola membentuk alur pergerakan di dalam swalayan.

Tidak semua area dalam swalayan memiliki aktivitas yang sama. Ada bagian yang biasanya digunakan untuk mengambil produk dengan cepat, ada juga area yang membuat pengunjung lebih lama memilih barang.

Area dengan produk yang sering dibandingkan atau dipilih satu per satu sebaiknya memiliki ruang yang cukup agar pengunjung tidak menghalangi jalur orang lain. Hal yang sama juga perlu dipertimbangkan ketika ada area dengan produk berukuran besar atau produyang membutuhkan lebih banyak ruang saat diambil dari shelving. Dengan begitu, lebar gangway tidak hanya ditentukan berdasarkan ukuran ruangan, tetapi juga berdasarkan aktivitas yang kemungkinan terjadi di sekitar rak gondola.

Memiliki ruangan yang cukup luas memang memberikan lebih banyak pilihan dalam menempatkan rak gondola. Namun, bukan berarti seluruh area harus diisi dengan rak. Menyisakan ruang untuk gangway justru membantu membuat susunan swalayan terasa lebih teratur. Pengunjung dapat melihat produk dengan lebih leluasa, sementara jalur dari satu area ke area lainnya tetap jelas. Jika sejak awal perencanaan sudah memperhitungkan gangway minimal 80 cm, penempatan rak gondola akan lebih mudah disesuaikan tanpa harus membongkar layout setelah swalayan mulai digunakan.

Lebar gangway sebaiknya tidak ditentukan sendiri. Ukuran tersebut perlu dipertimbangkan bersamaan dengan ukuran rak gondola yang digunakan. Misalnya, rak gondola dengan shelving yang lebih lebar tentu akan mengambil lebih banyak ruang dibandingkan shelving yang lebih kecil. Jika ukuran gangway sudah ditentukan terlebih dahulu tanpa menghitung ukuran rak, hasil akhirnya bisa berbeda dari yang direncanakan. Karena itu, saat membuat layout swalayan, beberapa hal sebaiknya dihitung bersama, seperti ukuran ruangan, panjang rak gondola, lebar shelvingjumlah rak gondola, posisi rak single atau double, serta lebar gangway yang tersedia. Dengan memperhitungkan semuanya sejak awal, rak gondola tetap bisa dimanfaatkan sebagai area display tanpa mengorbankan ruang gerak pengunjung. Gangway minimal 80 cm dapat dijadikan patokan awal, tetapi kebutuhan sebenarnya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan layout masing-masing swalayan.

INFORMASI PEMESANAN RAK, AKSESORIS RAK SERTA PERLENGKAPAN TOKO LAINNYA:

HUBUNGI 0822-5708-2325