Dalam penataan swalayan,
rak gondola tidak selalu digunakan dengan bentuk dan posisi yang sama. Ada rak
single gondola yang biasanya ditempatkan menempel pada dinding, dan ada double
gondola yang dapat ditempatkan di area tengah swalayan. Keduanya sama-sama
digunakan untuk menata produk, tetapi memiliki perbedaan yang cukup jelas dari
segi penempatan dan jumlah sisi yang dapat digunakan untuk display. Memahami
perbedaan ini penting karena pemilihan antara single dan double bukan hanya
soal bentuk rak, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana ruang swalayan akan
dimanfaatkan.
Rak Single Gondola
Rak single gondola
memiliki satu sisi yang digunakan untuk display produk. Bagian belakangnya
biasanya ditempatkan menghadap atau menempel pada dinding, sehingga hanya
bagian depan rak yang digunakan untuk menata produk. Karena hanya satu sisi
yang dimanfaatkan untuk display, rak single gondola cocok digunakan pada area
pinggir atau sepanjang dinding swalayan. Penempatan seperti ini membuat area
dinding yang sebelumnya tidak digunakan dapat dimanfaatkan sebagai tempat
display tanpa mengambil terlalu banyak ruang di bagian tengah swalayan. Selain
itu, susunan rak single yang mengikuti dinding juga dapat membantu membentuk
batas area display di sekeliling ruangan.
Jika sebuah swalayan
memiliki dinding yang cukup panjang, area tersebut dapat dimanfaatkan dengan
rak single gondola. Rak single biasanya dibuat lebih tinggi dibandingkan double
gondola. Salah satu alasannya adalah untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang
vertikal pada dinding. Karena posisi rak berada di sisi ruangan dan tidak
berada di tengah jalur pengunjung, ketinggian rak dapat dimanfaatkan untuk
menambah area display tanpa terlalu mengganggu pandangan ke bagian tengah
swalayan. Dengan begitu, ruang dinding yang sebelumnya hanya menjadi batas
ruangan dapat sekaligus digunakan sebagai area untuk menata produk.
Rak Double Gondola
Berbeda dengan single,
double gondola memiliki dua sisi yang dapat digunakan untuk display produk. Rak
ini biasanya ditempatkan di bagian tengah swalayan sehingga kedua sisinya dapat
diakses oleh pengunjung. Produk dapat ditata pada sisi depan dan sisi belakang
rak, sehingga satu unit rak bisa memanfaatkan ruang display dari dua arah. Karena
kedua sisi digunakan, double gondola tidak perlu ditempatkan menempel pada
dinding. Justru, penempatannya di area tengah membuat kedua sisi rak dapat
berfungsi secara maksimal. Inilah salah satu perbedaan paling mendasar antara
single dan double gondola.
Sementara itu, double
gondola umumnya dibuat lebih pendek dibandingkan single gondola, terutama
ketika ditempatkan di area tengah swalayan. Ada alasan praktis di balik
perbedaan tersebut. Double gondola berada di antara jalur pengunjung. Jika rak
terlalu tinggi, bagian atas rak dapat menghalangi pandangan pengunjung dari
satu area ke area lainnya. Rak yang lebih pendek membuat pandangan di dalam
swalayan terasa lebih terbuka. Pengunjung masih dapat melihat area di balik rak
dan lebih mudah mengenali susunan ruangan. Karena itu, tinggi double gondola
biasanya dipertimbangkan agar tetap memberikan area display yang cukup tanpa
membuat rak menjadi penghalang di tengah swalayan.
Karena double gondola
biasanya berada di tengah swalayan, penempatannya perlu memperhatikan ruang di
kedua sisinya. Jangan sampai setelah rak ditempatkan, jalur di antara rak
menjadi terlalu sempit. Pengunjung tetap membutuhkan ruang untuk berjalan,
berhenti melihat produk, dan mengambil barang dari shelving. Karena itu, ketika
menentukan jumlah double gondola yang akan digunakan, ukuran rak perlu
diperhitungkan bersama dengan lebar gangway di sekitarnya. Rak yang memiliki
dua sisi memang memberikan lebih banyak area display, tetapi ruang untuk
pergerakan pengunjung tetap perlu disediakan.
Single gondola:
- Memiliki
satu sisi display.
- Umumnya
ditempatkan di sepanjang dinding.
- Dapat
dibuat lebih tinggi untuk memanfaatkan ruang vertikal.
- Cocok
untuk area pinggir swalayan.
- Tidak
membutuhkan jalur pengunjung di kedua sisi rak.
Double gondola:
- Memiliki
dua sisi display.
- Umumnya
ditempatkan di area tengah swalayan.
- Biasanya
dibuat lebih pendek agar tidak terlalu menghalangi pandangan.
- Dapat
digunakan untuk menampilkan produk dari dua arah.
- Membutuhkan
gangway di kedua sisi rak.
Jadi, saat menentukan
jenis rak gondola untuk swalayan, pertimbangannya bukan hanya berapa banyak
produk yang ingin dipajang, tetapi juga di mana rak tersebut akan ditempatkan
dan bagaimana pengunjung akan mengaksesnya. Single gondola dapat memaksimalkan
area dinding, sedangkan double gondola memanfaatkan area tengah dengan dua sisi
display. Keduanya memiliki fungsi masing-masing dan dapat saling melengkapi
dalam satu penataan swalayan.
Jika Anda sedang menyiapkan swalayan
dan membutuhkan rak yang sesuai dengan kondisi ruangan, Sintech Rakindo siap
membantu menyediakan kebutuhan rak swalayan.
INFORMASI PEMESANAN RAK, AKSESORIS
RAK SERTA PERLENGKAPAN TOKO LAINNYA:
HUBUNGI 0822-5708-2325